Kabar Mahasiswa

Study Banding Antar Kampus Perkuat Kolaborasi Mahasiswa UBSI Purwokerto dan STMIK Widya Utama

×

Study Banding Antar Kampus Perkuat Kolaborasi Mahasiswa UBSI Purwokerto dan STMIK Widya Utama

Sebarkan artikel ini

BEM UBSI Purwokerto Laksanakan Kunjungan Akademik dan Organisasi ke Kampus SWU

Purwokerto — Dalam upaya memperkuat hubungan antarorganisasi mahasiswa serta memperluas wawasan kepemimpinan kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto melaksanakan kegiatan Study Banding Antar Kampus bersama BEM STMIK Widya Utama (SWU). Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dan bertempat di kampus STMIK Widya Utama (SWU).

Kegiatan study banding ini menjadi salah satu agenda strategis yang bertujuan untuk membangun komunikasi, berbagi pengalaman organisasi, serta memperkuat kolaborasi antarmahasiswa lintas perguruan tinggi. Melalui forum tersebut, kedua organisasi mahasiswa diberikan ruang untuk saling bertukar ide, memperkenalkan budaya organisasi, serta mendiskusikan berbagai program kerja yang telah maupun akan dijalankan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi BEM UBSI Kampus Purwokerto oleh jajaran pengurus BEM STMIK Widya Utama. Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan komitmen kedua institusi dalam membangun hubungan yang produktif dan berkelanjutan.

Menjadi Ruang Belajar Bersama Antar Organisasi Mahasiswa

Dalam pelaksanaannya, agenda study banding diisi dengan sesi pemaparan profil organisasi, diskusi program kerja, forum berbagi pengalaman, serta dialog terbuka mengenai tantangan dan peluang organisasi mahasiswa di era saat ini. Berbagai topik turut dibahas, mulai dari strategi meningkatkan partisipasi mahasiswa, pengelolaan kegiatan kampus, hingga penguatan peran mahasiswa sebagai mitra pembangunan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, kedua belah pihak juga menyoroti pentingnya adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan mahasiswa. Tidak hanya berfokus pada kegiatan internal kampus, organisasi mahasiswa saat ini dituntut mampu menghadirkan program yang berdampak lebih luas bagi lingkungan sosial.

Selain menjadi sarana bertukar wawasan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama antar kampus dalam pelaksanaan kegiatan akademik maupun nonakademik di masa mendatang.

Tanggapan Presiden Mahasiswa UBSI Purwokerto

Presiden Mahasiswa BEM UBSI Kampus Purwokerto, Azophy Rendiansyah H, menyampaikan bahwa kegiatan study banding menjadi momentum penting untuk memperluas perspektif organisasi sekaligus mempererat hubungan antarkampus.

Menurutnya, setiap organisasi memiliki karakter dan pendekatan yang berbeda dalam menjalankan program kerja. Melalui pertemuan seperti ini, mahasiswa dapat belajar secara langsung dari pengalaman yang dimiliki organisasi lain.

“Study banding ini bukan hanya tentang kunjungan formal, tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk saling bertukar gagasan dan membangun relasi yang positif. Kami melihat banyak praktik baik yang dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan organisasi di UBSI Purwokerto,” ungkap Azophy.

Ia juga berharap hubungan yang telah terjalin tidak berhenti pada satu agenda saja, melainkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan melalui kegiatan bersama di masa mendatang.

Harapan Kolaborasi dari Presiden Mahasiswa STMIK Widya Utama

Sementara itu, Presiden Mahasiswa STMIK Widya Utama, Agni Firman R, menyambut baik kehadiran delegasi BEM UBSI Purwokerto dan menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat jaringan organisasi mahasiswa di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Menurut Agni, komunikasi dan kolaborasi antar kampus menjadi elemen penting untuk menciptakan lingkungan mahasiswa yang aktif, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami percaya bahwa setiap organisasi memiliki potensi dan keunggulan masing-masing. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat saling melengkapi, berbagi pengalaman, dan bersama-sama menghadirkan kontribusi yang lebih luas untuk mahasiswa maupun masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum seperti study banding perlu terus dikembangkan sebagai sarana membangun solidaritas serta memperkuat kapasitas kepemimpinan mahasiswa.

Mendorong Hubungan Antar Kampus yang Berkelanjutan

Kegiatan study banding antara BEM UBSI Kampus Purwokerto dan BEM STMIK Widya Utama ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta penyampaian komitmen untuk menjaga komunikasi dan membuka peluang kerja sama di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kedua organisasi berharap dapat menghadirkan semangat baru dalam menjalankan roda organisasi serta menciptakan ekosistem mahasiswa yang lebih terbuka terhadap kolaborasi.

Study banding tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam membangun kepemimpinan, memperluas jaringan, dan menciptakan inovasi yang berdampak bagi lingkungan kampus maupun masyarakat secara luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *