ArtikelPendidikan

Edukasi Pandai Bermedia Sosial sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Etika Digital Siswa SMP Negeri 2 Purbalingga

×

Edukasi Pandai Bermedia Sosial sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Etika Digital Siswa SMP Negeri 2 Purbalingga

Sebarkan artikel ini

Purbalingga, 4 November 2025 — Kegiatan penyuluhan bertajuk “Pandai Bermedia Sosial” sukses dilaksanakan bersama para siswa SMP Negeri 2 Purbalingga. Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang antusias dalam memahami etika serta keamanan dalam bermedia digital. Acara berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jl. Letkol Isdiman No. 194, Bancar, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53316.

Kegiatan ini diketuai oleh Ikhsan Afif Rifa’i bersama lima anggota tim, yaitu Gayuh Adit Firmansyah, Hafid Tri Fajrianto, Nur Fallah Eka Purnomo, Nur Adi Miswanto, dan Syaiful Aqmal Rayidilzi Putra. Sebanyak 32 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Di era digital saat ini, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami etika bermedia sosial, keamanan data pribadi, serta bahaya hoaks dan cyberbullying. Berdasarkan hasil pengamatan tim, masih ditemukan siswa yang menggunakan media sosial tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang dari jejak digital.  Melihat kondisi tersebut, tim PKM UBSI hadir memberikan edukasi tentang:

  • Etika berkomunikasi di media sosial
  • Bahaya hoaks dan cyberbullying
  • Cara menjaga keamanan akun dan data pribadi
  • Pemanfaatan media sosial secara positif dan produktif

Pelaksanaan Kegiatan yang Interaktif

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa. Selanjutnya, tim menyampaikan materi melalui ceramah interaktif, diskusi terbuka, serta demonstrasi langsung cara mengamankan akun media sosial, seperti penggunaan password kuat dan verifikasi dua langkah. Sesi diskusi berlangsung aktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung mengenai pengalaman mereka di media sosial, termasuk cara menghadapi komentar negatif dan akun palsu. Di akhir kegiatan, siswa mengikuti post-test sebagai evaluasi hasil pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *