PERWITA.MY.ID – Olahraga atletik memiliki berbagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis kompetisi dan teknik. Berikut adalah beberapa istilah dasar yang sering digunakan dalam dunia atletik:
- Sprint: Lomba lari jarak pendek, biasanya 100 meter, 200 meter, atau 400 meter.
- Marathon: Lomba lari jarak jauh yang menempuh jarak 42,195 kilometer.
- Relay: Lomba estafet yang melibatkan tim beranggotakan empat pelari, masing-masing menempuh bagian tertentu dari jarak total.
- Hurdle: Lomba lari dengan rintangan yang harus dilewati oleh pelari, biasanya pada jarak 100 meter untuk wanita dan 110 meter untuk pria.
Nomor Lari

Lari Jarak Pendek (Sprint)
Sprint adalah salah satu nomor lari yang paling populer dalam atletik. Pelari harus menempuh jarak yang sangat pendek dalam waktu sesingkat mungkin. Nomor lari sprint meliputi:
- 100 meter: Lomba lari tercepat dan paling prestisius dalam atletik.
- 200 meter: Menggabungkan kecepatan dan ketahanan dalam lari jarak pendek.
- 400 meter: Nomor lari yang menguji kecepatan dan ketahanan, sering dianggap sebagai salah satu yang paling menantang dalam sprint.
Lari Jarak Menengah
Lari jarak menengah mencakup jarak antara sprint dan marathon, biasanya 800 meter dan 1500 meter. Lari ini menguji kombinasi kecepatan dan ketahanan pelari.
Baca Juga: Istilah dalam Olahraga Lari Panduan Lengkap untuk Pelari
Lari Jarak Jauh (Marathon)
Marathon adalah nomor lari jarak jauh yang menempuh jarak 42,195 kilometer. Lomba ini menguji ketahanan fisik dan mental pelari.
Lari Estafet (Relay)
Lari estafet melibatkan tim yang terdiri dari empat pelari, masing-masing menempuh bagian tertentu dari total jarak. Nomor estafet yang paling umum adalah:
- 4×100 meter: Setiap pelari menempuh 100 meter.
- 4×400 meter: Setiap pelari menempuh 400 meter.
Nomor Lompat

Lompat Jauh
Lompat jauh adalah nomor atletik yang mengukur sejauh mana seorang atlet dapat melompat setelah berlari secepat mungkin. Teknik ini membutuhkan kekuatan, kecepatan, dan koordinasi.
Lompat Tinggi
Lompat tinggi adalah kompetisi di mana atlet berusaha melompati mistar yang ditempatkan pada ketinggian tertentu. Teknik yang sering digunakan adalah gaya Fosbury Flop, di mana atlet melompat membelakangi mistar.
Lompat Galah
Lompat galah melibatkan penggunaan galah fleksibel untuk melompati mistar yang diletakkan pada ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan lompat tinggi biasa. Teknik ini membutuhkan kekuatan, kelincahan, dan koordinasi.
Lompat Jangkit
Lompat jangkit adalah kombinasi dari lompatan, langkah, dan lompatan akhir untuk mencapai jarak terjauh. Teknik ini membutuhkan kekuatan dan ritme yang baik.
Nomor Lempar

Lempar Lembing
Lempar lembing adalah nomor atletik di mana atlet melempar lembing sejauh mungkin. Teknik ini membutuhkan kekuatan, kecepatan, dan teknik lempar yang baik.
Tolak Peluru
Tolak peluru melibatkan pendorongan bola logam sejauh mungkin dari lingkaran tolak. Teknik ini membutuhkan kekuatan dan koordinasi yang baik.
Lempar Cakram
Lempar cakram melibatkan melempar cakram sejauh mungkin dari lingkaran lempar. Teknik ini membutuhkan kekuatan, keseimbangan, dan putaran yang baik.
Lempar Martil
Lempar martil melibatkan melempar bola logam yang diikat pada kawat dengan pegangan sejauh mungkin. Teknik ini membutuhkan kekuatan, keseimbangan, dan teknik putaran yang baik.
Istilah Terkait Teknik dan Peraturan

Start
Start adalah posisi awal pelari sebelum memulai lomba. Teknik start yang baik sangat penting untuk mendapatkan keuntungan awal dalam perlombaan.
Finish
Finish adalah garis akhir lomba yang harus dilintasi pelari untuk menyelesaikan lomba. Waktu finish menentukan posisi dan hasil akhir perlombaan.
False Start
False start terjadi ketika pelari mulai berlari sebelum sinyal start diberikan. False start dapat mengakibatkan diskualifikasi pelari dari perlombaan.
Split Time
Split time adalah waktu yang dicatat pada interval tertentu selama lomba untuk membantu pelari dan pelatih mengukur kecepatan dan strategi lomba.




